Android
adalah sebuah sistem operasi mobile yang open-source dan dikembangkan oleh
Google. OS
Android digunakan untuk komputer tablet dan smartphone.
2. Macam-macam versi Android dari awal hingga akhir
Pre-commercial
release (2007–2008) Android Apple Pie
Android
adalah sebuah sistem operasi mobile yang open-source dan dikembangkan oleh
Google. OS Android digunakan untuk komputer tablet dan smartphone .
Google dan OHA merilis setidaknya ada 2 versi sebelum Android beta
dirilis pada November 2007. Versi Alpha memiliki codename yaitu : Astro Boy,
Bender dan R2-D2.
Android Banana Bread
Android beta dirilis pada tanggal 5 November 2007, sedangkan software development
kit atau SDK telah dirilis pada tanggal 12 November 2007. Pada tanggal 5
November kemudian ditetapkan sebagai hari “ulang tahun”. Commercial Release Version
Android 1.5 Cupcake
Android 1.5 Cupcake dirilis pada tanggal 30 April 2009. Cupcake adalah
versi android pertama yang menggunakan nama dari sebuah makanan. Konon katanya
versi android cupcake seharusnya versi 1.2, namun Google telah memutuskan untuk
membuat revisi yang besar serta membuatnya menjadi versi 1.5. Cupcake adalah
kue yang berbentuk kecil dan dipanggang dalam cetakan berbentuk cup.
Android 1.6 Donut
Android 1.6 Donut dirilis pada tanggal 15 September 2009. pada versi ini
telah diperbaiki beberapa kesalahan reboot, perubahan pada fitur foto dan video
serta integrasi pencarian yang lebih baik. Donut merupakan makanan yang
berbentuk cincin.
Android 2.0/2.1
Eclair
Android 2.0/2.1 Eclair dirilis pada tanggal 26 Oktober 2009. Eclair
merupakan makanan penutup yang berupa kue berbentuk persegi panjang dan ada
krim di tengah serta lapisan cokelat di atasnya.
Android 2.2 Froyo
Android 2.2 Froyo dirilis pada tanggal 20 Mei 2010. Froyo merupakan
makanan penutup yang berasal dari sebuah nama merk produk yang terbuat dari
yoghurt. Froyo adalah yoghurt yang dingin sehingga seperti es krim. Froyo
merupakan singkatan dari Frozen yoghurt.
Android 2.3
Gingerbread
Android 2.3 Gingerbread dirilis pada tanggal 6 December 2010.
Gingerbeard merupakan sejenis kue kering yang memiliki rasa jahe. Gingerbread
biasanya dibuat pada saat perayaan libur akhir tahun di benua Amerika.
Android 3.0 Honeycomb
Android 3.0 Honeycomb dirilis pada tanggal 22 February 2011. Honeycomb
merupakan sereal sarapan manis yang sudah pernah dibuat tahun 1965 oleh Posting
Sereal. Honeycomb atau sarang lebah, sereal ini terbuat dari beberapa potongan
jagung yang kemudian dibentuk seperti sarang lebah dengan rasa madu.
Android 4.0 Ice Cream
Sandwich
Android 4.0 Ice Cream Sandwich dirilis pada tanggal 19 Oktober 2001. Ice
cream sandwich merupakan lapisan es krim yang biasanya terdapat rasa vanila
terjepit di antara dua kue cokelat, berbentuk persegi panjang.
Android 4.1 Jelly
Bean
Android 4.1 Jelly Bean dirilis pada tanggal 9 Juli 2012. Jelly bean
adalah nama sejenis permen dalam beraneka macam rasa buah-buahan. Ukurannya
seperti kacang merah. Permen ini keras di luar namun lunak di dalam dan lengket
apabila digigit.
Android 5.0 Lollipop
Android 5.0 Lollipop dirilis pada tanggal 15 Oktober 2014. Lollipop
merupakan sebuah permen manis dalam stickt yang biasanya berbentuk lingkaran
atau bulat.
Android 6.0 Marshmallow
Android 6.0 Marshmallow dirilis pada tanggal 17 Agustus 2015. Awalnya
nama android awalan M menjadi sebuah misteri. Namun akhir-akhir ini akhirnya
terkuak singkatan M adalah kode untuk bantalan putih empuk Marshmallow
3. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN ANDROID
Kelebihan:
·
Android bersifat terbuka, karena berbasis linux
yang memang open source jadi bisa dikembangkan oleh siapa saja
·
Akses mudah ke Android App Market : Pemilik
android adalah orang yang gemar utak atik handphone, dengan Google Android App
Market anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis
·
Sistem Operasi Merakyat : Ponsel Android, beda
sekali dengan iOS yang terbatas pada iphone dari Apple, maka Android punya
banyak produsen, dengan gadget andalan masing masing mulai HTC hingga Samsung
·
Fasilitas penuh USB. Anda bisa mengganti
baterai, mass storage, diskdrive, dan USB tethering
·
Mudah dalam hal notifikasi : sistem operasi ini
bisa memberitahukan Anda tentang adanya SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru
dari RSS Reader. Bahkan anda tidak akan terlewat dalam hal misscall sekalipun
·
Mendukung semua layanan Google : sistem operasi
Android mendukung semua layanan dari google mulai dari Gmail sampai Google
reader. semua layanan google bisa anda miliki dengan satu sistem operasi yaitu
Android
·
Install ROM modifikasi : kita kadang mendapati
ROM yang tidak resmi. Maksudnya adalah versi yang telah rilis tidak sesuai
dengan spesifikasi ponsel kita, jalan terakhir kita adalah modifikasi. Jangan
khawatir ada banyak custom ROM yang bisa Anda pakai di ponsel Android, dan
dijamin tidak akan membahayakan perangkat Anda.
Kekurangan
·
Terhubung dengan internet : Android bisa
dibilang sangat memerlukan koneksi internet yang aktif. Setidaknya harus ada
koneksi internet GPRS di daerah anda, agar perangkat siap untuk online sesuai
dengan kebutuhan kita.
·
Perusahaan perangkat kadang lambat mengeluarkan
versi resmi dari Android milik anda. Meskipun kadang tidak ada perbedaan
mencolok dalam hal UI.
·
Android Market kurang kontrol dari pengelola,
kadang masih terdapat malware.
·
Sebagai penyedia layanan langsung, terkadang
pengguna sangat sulit sekali terhubung dengan pihak Google.
·
Kadang sering terdapat iklan : karena mudah dan
gratis, kadang sering diboncengi iklan. Secara tampilan memang tidak mengganggu
kinerja aplikasi itu sendiri, karena memang kadang berada di bagian atas atau
bawah aplikasi.
1. 4. Fitur-fitur
dasar Android
Fitur Hardware
a. Touchscreen
Perangakat android
memiliki fitur layar sentuh (touchscreen) yang memeberikan beberapa kemungkian
bagi pengguna untuk berinteraksi dengan aplikasi dengan menggunakn jari.
Penngguna dapat melakukan swipe, flip, drag, dan pinch untuk mengezoom. Android
juga mendukung multi touch yang berarti keseluruhan layar dapat disentuh dengan
satu atau lebih jari pada saat yang bersamaan.
b. GPS
Sistem operasi
android mendukung GPS yang memungkinkan developer untuk mengakes lokasi
pengguna. Contoh aplikasi yang memanfaatkan GPS adalah Aplikasi peta (Map) yang
menunjukkan lokasi pengguna dan memberikan petunjuk untuk menuju suatu lokasi.
c. Accelerometer
Android mendukung
Accelerometer, yaitu perangkat yang diguakan untuk mengukur percepatan.
Accelerometer dapat memberitahukan apabila suatu Perangakat Android bergerak,
atau terguncang, atau berbalik arah posisinya.
d. SD Card
Android memiliki
fitur yang memungkinkan pengguna atau aplikasi untuk mengakses (menyimpan atau
membuka) file pada SD Card. SD Card juga merupakan media penyimpanan media yang
digunakan oleh perangkat android dan beberapa perangkat mobile lainnya non
Android sebagai media penyimpanan.
Fitur
Software
a. Internet
Kemampuan akses internet
pada android memberikan banyak keunggulan. Berbagai informasi secara real-time
dapat diperoleh dengan mudah dengan interent. Contoh, sebagai pengguan, dapat
menggunakan internet untuk melihat jadwal pemutaran film bioskop, cuaca suatu
area, jadwal penerbangan dan lainnya. Sebagai developer, dapat menggunakan
internet untuk akses secara realtime kepada data, update data. Developer juga
dapat menggunakan internet untuk menyimpan berbagai asset untuk kemudian
digunakan pada suatu aplikasi, seperti dilakukan Pandora dan Youtube. Denan
internet dapat dibangun model aplikasi yang disebut client-server computing.
Contoh lain, aplikasi peta, mengakses data peta dan GPS dari web server.
b. Audio dan Video
Support
Sistem operasi
android memungkinkan developer menyertakan audio dan video dalam aplikasi
dengan mudah. Berbagai standar format audio dan video di dukung.
c. Contact
Android memungkinkan
akses ke contacs yang tersimpan pada perangkat android. Developer dapat
menggunakna fitur ini untuk menampilkan contact dengan cara baru yang berbeda.
Hal ini yang dapat dilakukan adalah membangun aplikasi yang menggabungkan
antara contacts dengan GPS, yang memberikan notifikasi kepada pengguna jika
pengguna berada di dekat alamat satu contact yang ada.
d. Security
Android memungkinkan
aplikasi untuk melakukan banyak hal. Akan tetapi android juga menyiapakan
mekanisme keamanan beruapa permission berkaitan dengan beberapa tugas. Contoh :
Download image dan menyimpannya di SD Card, maka harus disetujui terlebih dahul
permission untuk mengaskses SD Card.
e. Google APIs
Sistem operasi
android memungkinkan dengan tidak terbatas membuat panggilan telepon,
mengorganisasi conctacts atau menginstall aplikasi. Developer juga dapat
mengintegrasikan peta (map) ke dalam suatu aplikasi dengan menggunakn Maps API
yang mengandung Map Widgets. Berbagai fitur dapat ditambahakan dengan Maps API,
antara alin : (1) Menampilkan suatu lokasi di peta, (2) Mendapatkan panduan
navigase, (3) Komunikasi data antara aplikasi dengan clouds.
5. Instalasi os android
Buka Virtualbox dan buat virtual machine
baru dengan klik tombol New.
-Operating System: Linux - Linux 2.6/3.x (32 bit)
-Memory Size: 512 MB atau lebih
-Hard Drive Size: 8 GB atau lebih
-Operating System: Linux - Linux 2.6/3.x (32 bit)
-Memory Size: 512 MB atau lebih
-Hard Drive Size: 8 GB atau lebih
Setelah selesai, klik tombol Start dan masukan file yang telah didownload tadi android-x86-4.4-r1.iso.
1. Pilih Installation - Install
Android-x86 to harddisk.
2. Setelah itu kita memerlukan partisi untuk sistem Android,
pilih Create/Modify
partitions. Enter.
3. Setelah itu akan masuk ke menu partition android. Pilih New tekan Enter untuk membuat partisi
baru
di free space yang tersedia. (gunakan tombol kanan kiri pada keyboard untuk
memilih).
4. Pilih Primary dan
tekan Enter, tekan enter lagi untuk menggunakan semua alokasi partisi yang
tersedia.
5. Setelah selesai membuat partisi, jangan lupa pilih Bootable agar partisi dalam mode bootable,
kemudian pilihWrite dan
tekan Enter. Jika muncul konfirmasi pilihan yes dan no, ketikan yes kemudian Enter.
6. Setelah
proses Write selesai, pilih Quit dan
akan muncul partisi baru yang telah dibuat. Pilih partisi tersebut dan tekan
Enter untuk memulai menginstal Android.
7. Pilih ext3 file system, dan pilih Yes untuk format partition.
7.Jika muncul pilihan install GRUB bootloader pilih Yes, dan
tekan Yes lagi untuk install direktori /systemmenjadi read-write.
8.Setelah proses instalasi
selesai, remove ISO file, jika muncul warning klik Force Unmount. Reboot.
9. Android akan boot up seperti
layaknya sistem operasi lainnya di Virtualbox. Sama seperti Android tablet dan smartphone sungguhan, kita harus melalui
proses setup dengan mengisikan akun Google Anda. Pada menu WiFi kita bisa
melakukan skip, karena Android otomatis akan menggunakan koneksi internet
standar yang sedang Anda gunakan.